Teknikal Analisis ::: ADRO ::: 8 Mei 2013

Disclaimer :

Publikasi ini bukan merupakan suatu bentuk tawaran untuk menjual atau membeli sekuritas yang termuat di dalamnya. Isi dari publikasi ini bukan merupakan nasehat investasi kepada pihak manapun. Rekomendasi yang termuat dalam publikasi ini belum tentu sesuai untuk setiap investor. Meskipun seluruh informasi yang termuat dalam publikasi ini diperoleh dari sumber yang kami percaya, namun kami tidak menjamin keakuratan dan kelengkapannya.

Publikasi dan rekomendasi yang termuat dalam publikasi ini berlaku pada tanggal pembuatan dan setiap saat dapat berubah tanpa pemberitahuan sebelumnya. Donny tidak berkewajiban untuk memperbaharui atau menambah informasi yang termuat dalam publikasi ini.

Publikasi ini ditujukan sebagai informasi dan tidak bertujuan untuk membentuk suatu dasar keputusan investasi. Investor harus menetapkan sendiri setiap keputusan sesuai dengan kebutuhan dan strategi investasi dengan mempertimbangkan masalah hokum, pajak, dan akuntansi. Berdasarkan niat baik dan tanggung jawab moral, Donny tidak bertanggung jawab terhadap setiap keputusan investasi.

Sumber chart : http://www.danareksa-research.com/stock/app/ChartTechnicalA.php

1.  Kekuatan Pasar

  1. Aroon Up/Down (AU/AD)

ADRO 9-05-2013 AU-AD

AU : 7.143 → < 30 → Trend penurunan lebih dominan
AD : 71.43 → > 70 → Trend penurunan memiliki momentum yang kuat

2.  Average Directional Index (+DI, -DI, ADX)

ADRO 9-05-2013 ADX+DI-DI

+DI : 9.973 , -DI : 14.31 → -DI > +DI → Tekanan penurunan harga masih lebih besar.

ADX : 51.13 → > 40 → Menunjukkan trend kuat

Garis ADX bergerak dari atas 60 menuju ke 40 → menuju kondisi trading

2.  Tekanan Beli/Jual

1.  Accumulation/Distribution (A/D)

ADRO 9-05-2013 AD

Indikator A/D bergerak mendatar yang berarti belum akan ada perubahan harga. Konvergensi antara harga dan A/D mengindikasikan belum ada perubahan trend.

2.  Chaikin Money Flow (CMF)

ADRO 9-05-2013 CMF

CMF : -0.2833 → negatif → menunjukkan tekanan jual

CMF : -0.2833 < -0.25 → mengindikasikan sinyal bearish yang lebih dapat dipercaya

3.  Overbought/Oversold

1.  Commodity Channel Index (CCI)

ADRO 9-05-2013 CCI

CCI : -85.73 → > -100 → sudah lepas dari area jenuh jual

2.  Slow Stochastic (SS)

ADRO 9-05-2013 SS

SS : 23.233 → > 20 → lepas dari area jenuh jual

3.  Relative Strength Index (RSI)

ADRO 9-05-2013 RSI

RSI : 25 → <30 → masih berada di area oversold (jenuh jual)

4.  Bullish/Bearish

1.  Positive Volume Index (PVI)

ADRO 9-05-2013 PVI

PVI : 105 → < 112.1 → probabilitas dalam kondisi bearish 67%

5.  Harga Saham Relatif Tinggi/Rendah

1.  Bollinger Bands

ADRO 9-05-2013 BBand

Sinyal bullish (beli) terjadi karena harga saham bergerak memotong ke atas middle band.

6.  Tingkat Volatilitas Pasar

1.  Chaikin Volatility (CV)

ADRO 9-05-2013 CV

CV turun dan harga saham bergerak flat artinya investor sedang bosan, namun apabila harga naik artinya harga saham mencapai puncak dan bersiap akan pembelian.

2.  Bollinger Bands Width (BB)

ADRO 9-05-2013 BB Width

Nilai BB yang rendah menunjukkan volatilitas yang rendah (rentang pergerakan harga saham yang terbatas).

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s